5 Negara dengan Penggunaan Baja Terbesar di Dunia

Apakah Anda sedang mencari info data dan fakta penggunaan baja di seluruh dunia? Inilah 5 negara dengan penggunaan baja terbesar di Dunia. Data ini adalah data pada tahun 2018 kemarin.

Ketika kota-kota di perbagai penjuru dunia mulai membangun kembali infrastruktur mereka demi terkovernya pelosok-pelosok negeri dengan teknologi tinggi, baja dengan cepat menjadi sumber daya dengan permintaan yagn semakin meninggi. Pada 2016, negara-negara yagn menjadi konsumen utama atas produk dan bahan baku baja teratas adalah Cina, Jepang, India, Amerika Serikat, Rusia, dan Korea Selatan.

Negara-negara ini menggunakan baja terbanyak dan diperkirakan akan terus memegang peringkat mereka. Sempat melambat sedikit pada tahun 2018 karena pertumbuhan yang cepat di negara-negara seperti Cina telah mencapai titik stabilisasi. Meskipun demikian, demand baja akan terus meningkat 1,6 persen menurut World Steel Association.

Penggunaan Baja Terbesar di Dunia

Dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan 2,8 persen pada tahun 2017, penurunan tersebut tentu signifikan, tetapi masih ada daerah di dunia di mana konsumsi baja terus tumbuh.

5 Negara dan Area dengan Penggunaan Baja Terbesar di Dunia

Berikut adalah wilayah yang telahmengalami peningkatan berarti dalam penggunaan baja di 2018:

1. India

Negara dengan penggunaan baja terbesar nomor wahid adalah India. Pemerintah India memberi insentif pada penggunaan baja dengan memberikan hibah konstruksi untuk daerah yang membutuhkan revitalisasi. Uang pemerintah ini mendorong pertumbuhan dan meningkatkan konsumsi baja di berbagai wilayah di seluruh negeri. Beberapa ahli mengatakan bahwa India mengalami peningkatan peringkat sehingga melampaui Cina sebagai konsumen baja teratas pada tahun 2018. Peningkatan tersebuit karena India belum mencapai tingkat perkembangan yang dimiliki Cina. Di Cina, ekonomi sedang bergeser. Selama bertahun-tahun, sebagian besar ekonomi terdiri dari perusahaan-perusahaan di industri manufaktur, tetapi dengan kelas atas dan menengah yang terus berkembang, banyak industri Cina beralih dari pabrik ke ruang kantor. Layanan diperkirakan akan meningkat di Cina dan mengarah pada penurunan kebutuhan pasokan seperti baja.

2. ASEAN (Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara)

Setelah India, maka negara-negara di kawasan ASEAN adalah negara dengan penggunaan baja terbesar. Vietnam dan Filipina telah dinobatkan sebagai dua negara untuk ditonton di kawasan ASEAN. Tidak seperti Cina dan Jepang, yang memiliki ekonomi yang relatif lebih mapan, Vietnam dan Filipina masih dalam tahap pengembangan. Perkembangan mereka yang cepat sebagian disebabkan oleh pertumbuhan e-commerce. Saat pemerintah Vietnam dan Filipina berlomba untuk membangun negara yang lebih kuat, mereka membutuhkan baja untuk perbaikan infrastruktur. Banyak kota di wilayah ASEAN ini sudah ketinggalan zaman dan membutuhkan renovasi total. Sebagai penopang infrastruktur yang solid hingga membangun kantor dan perumahan, baja sangat diminati di Vietnam dan Filipina pada 2018.

3. CIS (Commonwealth of Independent States) Negara-negara Persemakmuran Rusia

CIS, juga dikenal sebagai Persemakmuran Rusia, adalah konfederasi 11 negara yang terdiri dari Armenia, Azerbaijan, Belarus, Kazakhstan, Kirgistan, Moldova, Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, Ukraina dan Uzbekistan. Sementara Rusia adalah negara anggota terbesar dan paling kuat, negara-negara berkembang sangat ingin mengejar ketinggalan. Negara-negara CIS akan menjalani proyek pembangunan termasuk pembangunan infrastruktur utama. Proyek-proyek tingkat negara bagian seperti itu akan membutuhkan sejumlah besar baja dan negara-negara CIS harus meningkatkan produksi sendiri serta memenuhi kebutuhannya melalui impor. Seiring berkembangnya negara-negara CIS, kualitas hidup warganya kemungkinan akan meningkat, dan mereka diharapkan untuk mengkonsumsi lebih banyak barang seperti mobil dan peralatan yang terbuat dari baja juga.

4. Jepang

Pada musim panas 2020, Jepang akan menjadi tuan rumah acara olahraga musim panas global terbesar. Pemerintah Jepang telah berinvestasi secara signifikan dalam upaya ini untuk membangun fasilitas olahraga baru dan struktur lain untuk mengakomodasi event global tersebut. Sebuah stadion baru, konon memiliki anggaran lebih dari USD 2 miliar, dan tentu sebagian besar konstruksinya akan membutuhkan baja. Memang Jepang sudah memiliki beberapa infrastruktur terbaik di dunia. Meski demikian, mereka perlu beradaptasi untuk mengakomodasi sejumlah besar pengunjung dan Tokyo akan menjadi tuan rumah acara tersebut selama tiga minggu.

5. Amerika Serikat

Di Amerika Serikat, pasar baja didorong oleh konsumen, dan baja adalah industri senilai USD 113 miliar. Amerika Serikat sudah menjadi importir baja terbesar dengan selisih yang lebar. Namun permintaan baja Amerika Serikat diperkirakan akan meningkat. Baja digunakan untuk konstruksi, infrastruktur, energi, produksi, pengemasan, peralatan dan manufaktur. Banyak kota di Amerika Serikat telah memperluas dan meningkatkan infrastrukturnya.

Kota-kota seperti New York dan San Francisco memiliki banyak bangunan tua dan beberapa sistem transportasi yang perlu direvitalisasi. Untuk itu konstruksi baja juga merupakan cara untuk menciptakan lebih banyak efisiensi energi. Saat kota-kota di Amerika Serikat  bergerak menjadi lebih konservatif dengan sumber daya alamnya, baja adalah salah satu cara untuk mengurangi penggunaan energi.

Elemen-elemen konstruksi seperti beton bertulang, atap baja, dan peningkatan lainnya membuat bangunan lebih efisien. Banyak peralatan rumah tangga dan mobil juga terbuat dari baja. Seiring konsumen Amerika Serikat membeli peralatan rumah tangga dan barang-barang berbasis baja, mobil, dan bangunan, permintaan baja Amerika Seri konon semakin bertumbuh pada 2018 kemarin.

Demikianlah data dan informasi tentang 5 wilayah di dunia ini dengan Penggunaan Baja Terbesar. Sementara itu seiring dengan semakin berkembang infrastruktur, perumahan, dan kenyamanan modern pada negara-negara berkembang, industri baja akan terus menunjukkan pertumbuhan di masa mendatang. Bahkan di Cina, di mana manufaktur mulai melambat, tetap ada permintaan besar untuk baja. Misalnya dalam pengembangan smrt city (kota cerdas), misalnya, baja dan teknologi bekerja bersama untuk menciptakan kota yang lebih efisien bagi semua warga negara. Infrastruktur baja akan memainkan peran utama dalam peningkatan kota-kota di seluruh dunia untuk tahun-tahun mendatang.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.