Arsitektur bagi Penyandang Difabel: 9 Bangunan Ini Didesain Sangat Mendukung

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi penyandang difabel: 9 Bangunan Ini benar-benar didesain sangat mendukung. Itulah judul dan tema artikel yang akan kami bagikan kepada Anda, pembaca website kontraktor terdepan di Karawang ini.

Diperkirakan saat ini ada hampir satu dari lima orang Amerika hidup dengan beberapa bentuk disabilitas (cacat). Itu berarti kira-kira 50 juta orang — jumlah yang akan terus bertambah.

Beberapa arsitek, seperti Michael Graves (yang lumpuh dari pinggang ke bawah karena infeksi sinus mematikan), menyesalkan bahwa undang-undang Amerika tentang Disabilitas th1990 belum cukup berperan dalam melindungi mereka yang memiliki keterbatasan.

Sementara itu Monica Ponce de Leon, dekan Fakultas Arsitektur dan Perencanaan Kota di Universitas Michigan, yang telah mengadvokasi prinsip-prinsip “desain universal”, menuntut agar segala sesuatu – mulai dari produk hingga lingkungan buatan – dapat digunakan semaksimal mungkin oleh semua orang, tanpa memandang usia, kemampuan, atau status dalam kehidupan mereka.

Ketika merancang ruang-ruang baru untuk Perpustakaan Armada di Rhode Island School of Design, Kantor Ponce de Leon memastikan bahwa tidak ada dua struktur yang sama.

Memvariasikan lebar, ketinggian, dan fitur yang dapat diakses memungkinkan siapa saja untuk menggunakan ruangan dengan cara yang halus.

Karena tingkat kecacatan berkisar dari keterbatasan fisik hingga kekurangan kognitif dan pertumbuhan, para arsitek terus mencari metode desain baru yang membantu meningkatkan akses ke lingkungan binaan.

9 Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Dan, sebagaimana ditunjukkan oleh 9 proyek-proyek arsitektur berikut ini yang menunjukan inovasi-inovasi yang telah melampaui standard seharusya sebuat jalan yang dapat diakses dengan kursi roda.

1. Boarding School for the Deaf

  • Proyek oleh: Goutti-Louilot-Architectes. Dibangun di kota Gradignan, Prancis.

Di luar aspek teknis yang diperlukan untuk membantu siswa tuna rungu, seperti detektor visual dan perangkat otomatis, Goutti-Louilot mencari desain yang juga merangsang secara visual. Eksterior dengan penggunaan bambu dan baja berlubang ini terlihat mengeksplorasi refleksi pola dan bahan secara unik.

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

2. Cachalotes House

  • Proyek oleh: Gonzalez Moix Arquitectura, Lima.

Gozalez Moix Arquitectura merancang Rumah Cachalotes dari beton dan kayu yang mencolok guna memudahkan salah satu anggota keluarga yang difabel. Denah lantai dirancang dengan sirkulasi sumbu lebar untuk mengakomodasi kursi roda, sementara pada bagian luar dibuat landai guna memungkinkan akses mudah ke pintu masuk. Selain itu dan kamar tidur utama ditempatkan di lantai pertama.

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

3. De Zeester

  • Proyek oleh: Architectenbureau Marlies Rohmer. Dibangun di kota Noordwijk, Belanda.

De Zeester adalah bangunan yang diperuntukan mereka yang difabel secara kognitif agar turut menikmati seluruh gedung dengan nayaman. Dengan fasade bata yang menghadirkan kesan hangat, tata ruang dibuat menyerupai kampus dengan ruang hijau. Sementara itu interior dibuat berpanel dengan kayu yang nyaman, dan sebagai pelengkap susunan jendela jendela dihadirkan dalam bentuk unik. Benar-benar fasilitas hidup yang nyaman bagi kaum difabel.

Dengan penekanan pada situasi dalam skala kecil serta hubungan antarpribadi, desain dibuat agar penghuni mampu merespons lingkungan mereka dengan baik.

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

4. Hazelwood School

  • Proyek oleh: Alan Dunlop Architect Limited. Dibangun di kota Glasgow.

Sekolah Hazelwood Glasgow dirancang untuk memberikan siswa dengan sumber daya pendidikan yang sama dengan siswa tunanetra dan tuli.

Alan Dunlop datang dengan desain yang cerdik — dinding rel jalan berbalut gabus, yang menyediakan penanda dan petunjuk sentuhan untuk membimbing siswa di sekitar sekolah.

Dibuat disepanjang gedung sekolah, dinding sensorik membantu siswa menguasai mobilitas dan keterampilan orientasi mereka.

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

5. House on Mount Anville

  • Proyek oleh: Aughey O’Flaherty Architects. Dibangun di kota Dublin.

House on Mount Anville berhasil menggabungkan bentuk kubik kontemporer dengan kelongsong bata tradisional, dan menggabungkan langkah-langkah pengurangan energi super-isolasi, sesak udara, dan pemulihan panas untuk mengurangi emisi CO-2-nya.

Desainnya juga sesuai dengan kode disabilitas terbaru: Lantai dasar mencakup kamar tidur dan kamar mandi yang dapat diakses untuk membantu penghuni dengan keterbatasan fisik.

Arsitektur bagi Penyandang Difabel Arsitektur bagi Penyandang Difabel

6. House Sonnengarten

  • Proyek oleh: RAUMKUNST ZT GMBH. Dibangun di kota Schreibersdorf, Austria.

Sebuah penambahan yang menjadi perpanjangan terhadap kompleks House Sonnengarten ini menghadirkan fasilitas hotel bintang empat
kepada orang-orang difabel dengan keterbatasan fisik.

Enam kamar hotel dilengkapi secara khusus untuk kebutuhan mereka agar bisa duduk di lantai pertama yang baru dibangun.

Dengan jendela dan pintu yang setinggi ruangan, dan integrasi jalur landai untuk sirkulasi, desain tidak termasuk hambatan bagi orang yang menggunakan kursi roda.

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

7. Paisano Green Community Senior Housing

  • Proyek oleh: WORKSHOP8. Dibangun di kota El Paso, Texas.

Kompleks Perumahan Senior Komunitas Hijau Paisano ini menyediakan 73 unit rumah yang terjangkau untuk penduduk lanjut usia di El Paso. Lingkungan ini juga dirancang untuk menciptakan tempat bagi komunitas yang yang sensitif bagi penghuni lanjut usia yang akan mempromosikan hidup sehat dan pengembangan hubungan interpersonal.

Semua tempat tinggal memenuhi standar yang ketat sesuai dengan persyaratan bangunan dari American Disabilities Association dan dapat dengan mudah dikonversi untuk beradaptasi dengan kebutuhan penghuni seiring bertambahnya usia mereka.

Komunitas ini adalah kompleks perumahan pertama yang tanpa energi, bebas bahan bakar fosil, dan terjangkau dengan LEED platinum di AS.

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

8. Sheep Stable Almere

  • Proyek oleh: 70f Architecture. Dibangun di kota Almere, Belanda.

Baik melalui hewan ternak atau peliharaan peliharaan, Terapi dengan Bantuan Hewan telah terbukti sangat meningkatkan fungsi sosial, emosional,
dan fungsi kognitif terhadap para penyandang disabilitas. Jadi ketika 70f Arsitektur ditugaskan untuk membangun kandang domba baru di Almere,
perusahaan itu memungkinkan untuk pengunjung difabel untuk memiliki interaksi yang dekat dengan binatang.

Selain itu, bagia mereka dengan tantangan kognitif dan emosional bisa datang ke kandang kapan saja dan mudah untuk bekerja sama dengan gembala dan domba.

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

9. Villa T-Extension

  • Proyek oleh OFIS architects. Dibangun di kota Ljubljana, Slovenia.

Seorang warga dengan disabilitas fungsional yang tinggal di lantai dasar sebuah villa apartemen meminta seorang arsitek dari OFIS untuk membangun ekstensi yang dapat diakses ke bangunan utama.

Semua permukaan lantai dirancang dengan mempertimbangkan kelerengan dan kursi roda, dan mencakup ruang tamu dan ruang makan, sementara fasilitas penyimpanan sepeda baru dan teras atap disediakan untuk anggota keluarga.

Cladding kayu larch yang diputihkan dan kaca panoramik dari ekstensi berbentuk T menambah sentuhan desain modern.

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Arsitektur bagi Penyandang Difabel

Sumber: https://architizer.com/blog/inspiration/collections/design-for-disabilities/

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.