Analisa Kebutuhan Jumlah Pekerja untuk Menyelesaikan Proyek sesuai Deadline

Posted by purnosidi
on 22/03/2015
Analisa Jumlah Pekerja untuk Menyelesaikan Proyek

Bagaimana cara melakukan analisa jumlah pekerja untuk menyelesaikan sebuah proyek. Tetapi tahukah Anda jika ternyata ada pihak khusus yang bertanggung jawab terhadap waktu terselesain sebuah proyek yakni pihak kontraktor. Inilah sebuah analisa kebutuhan jumlah pekerja untuk menyelesaikan proyek sesuai deadline.

Dalam sebuah kesepakatan awal pembangunan sebuah proyek, pihak kontraktor memang akan melakukan diskusi dan kesepakatan khusus mengenai kapan deadline penyelesaian proyek tersebut.

Jika dalam batas waktu yang tidak ditentukan proyek belum juga selesai maka akan Anda potongan biaya hingga cut off bahkan hingga menurunkan kualitas dan kepercayaan kontraktor di mata klien lain sehingga kesulitan untuk untuk mendapatkan proyek lainnya.

Cara Analisa Jumlah Pekerja untuk Menyelesaikan Proyek

Maka dari itu, untuk menghindari hal-hal buruk tersebut terjadi, kontraktor memiliki kiat-kiat khusus untuk memperhitungkan kesepakatan tersebut. Biasanya untuk memenuhi deadline, pihak kontraktor akan melakukan penambahan pekerja sejumlah yang dibutuhkan.

Dalam menentukan kebutuhan pekerja tambahn, kontraktor juga tidak bisa sembarangan, ada beberapa cara atau perhitungan perkiraan jumlah pekerja yang dibutuhkan agar dapat mengejar dieadline seperti PT Nikifour karawang kontraktor sipil terbaik berpengalamanyang selalu tepat waktu dalam menyelesaikan tugasnya.

Data Perhitungan Kebutuhan Tukang Atau Pekerja

Ada 6 point analisa jumlah pekerja untuk menyelesaikan proyek sebuah pekerjaan kosntruksi. PT Nikifour karawang kontraktor sipil terbaik berpengalaman memiliki cara-cara dasar perhitungan kebutuhan penambahan karyawan agar pekerjaannya selalu tepat waktu seperti yang telah terangkum berikut ini.

1. Jumlah tukang dalam penyelesaian tugas sebelumnya

Cara termudah untuk memprediksi dan memperhitungkan kebutuhan pekerja dalam mengejar deadline proyek adalah dengan menilai dan mengecek kembali bagaimana dan apa yang sudah berhasil dikerjakan karyawan atau pekerja Anda dalam batas waktu tertentu yang sudah terjadi sebelumnya, berdasarkan jumlah pekerja yang ada. Jika sekiranya setelah dilakukan perhitungan ternyata pekerjaan dulu tidak dapat terselesaikan tepat waktu dengan jumlah tukang yang ada, berarti penting melakukan penambahan pekerja.

2. Memprediksi kemampuan kerja tukang untuk tahun selanjutnya

Hal ini diperlukan perhitungan dan penilaian yang benar-benar tepat. Karena kontraktor harus menilai berdasarkan kemampuan pekerja saat ini dan berapa banyak pekerjaan yang sekiranya bisa dikerjakan oleh masing-masing pekerja nantinya.

3. Perbandingan volume pekerjaan yang sudah terselesaikan dan belum terselesaikan

Dengan melakukan evaluasi maka kontraktor akan mampu melakukan perbandingan berapa banyak pekerjaan yang sudah diatasi oleh pekerja dan berapa jumlah pekerjaan yang belum teratasi. Dengan begitu pihak kontraktor mampu memutuskan apakah perlu adanya penambahan pekerja jika ada penambahan volume pekerjaan.

4. Jumlah alat dan kapasitas penggunaan

Tak hanya dipengaruhi oleh banyaknya jumlah pekerja, ketepatan waktu penyelesaian sebuah proyek juga dipengaruhi dari seberapa banyak alat yang tersedia dan masih bisa digunakan dengan baik. Apakah sebanding dengan jumlah pekerja yang ada dan apakah diperlukan penambahan jumlah alat jika pekerja terpaksa harus ditambah?

5. Tempat tinggal dan fasilitas pekerja

Memberikan tuntutan untuk menyelesaikan proyek tepat waktu bukan berarti kita harus melupakan hak-hak pekerja. Justru kita harus semakin memperhatikan fasilitas apa yang pantas mereka dapatkan, dimana mereka tinggal, agar mereka lebih semangat dan merasa dihargai dalam melakukan pekerjaanya.

6. Kemampuan membayar pekerja tepat waktu

Ini dia kompenen utama yang sangat mempengaruhi kualitas kerja para pekerja. Pembayaran upah kerja tepat waktu dan sesuai akan menjadi motivasi tersendiri para tukang untuk secepatnya menyelesakan pekerjaan dan mendapat nilai positif di mata perusahaan dan klien.

Contoh Penerapan Analisa Perhitungan Kebutuhan Tukang

Jika Anda masih merasa kesulitan bagaimana menghitung kebutuhan pekerja maka Anda dapat melakukan perkiraan seperti misalnya jika ada 50 tukang yang harus menyelesaikan 20 lantai dan baru terselesaikan 15 lantai dalam waktu 15 hari. Sedangkan untuk menyelesaikan 5 lantai hanya tersisa waktu 30 hari.

Nah dengan kasus seperti ini Anda dapat memperhitungkan dengan membagi antara sisa waktu dengan sisa volume pekerjaan yang belum terselesaikan. Jadi 30:5 lantai berarti perhitungan kasarnya butuh 6 hari dalam sebulan untuk menyelesaikan 5 lantai.

Jika tanpa dilakukan penambahan tukang maka kalikan jumlah tukang dengan jumlah lantai yang harus diselesaikan yakni 12×5=60. Dimana artinya adalah jika pengerjaan hanya dilakukan 16 pekerja maka akan menghabiskan waktu 60 hari. Tentu saja waktu yang cukup lama tersebut akan menyebabkan pihak perusahaan dan kontraktor mendapatakan denda berlipat.

Nah kini kita sudah memahami bagaimana analisa jumlah pekerja untuk menyelesaikan proyek. Makanya perlu dilakukan penambahan tukang sesuai dengan deadline penyelesaian proyek seperti PT Nikifour karawang kontraktor sipil terbaik berpengalaman yang selalu mampu mempredikisi kebutuhan tukang dengan akurat sehingga pengerjaan juga tepat waktu.

About The Author: purnosidi

I'm a blogger and an engineering worker purnosidi@nikifour.co.id, mobile : +62816627452 | +62817627452 Informasi tentang kami : Jl. Proklamasi No. 241, Jati Ilir II rt.01 rw.06 Kel. Tunggak – Jati Kec. Karawang Barat Kab. Karawang – Jawa Barat 41351 Telp. ( 0267 ) 8632104, Fax. ( 0267 ) 8451587 E-mail : nf@nikifour.co.id www. nikifour.co.id