Agar Plafon Gypsum Tahan Bocoran

Plafond Gypsum

Bagaimana caranya agar plafon gypsum tahan bocor? Tulisan ini akan membeberkannya untuk Anda, pengunjung setia website Nikifour. Pada konstruksi bangunan modern termasuk bangunan di kawasan KIIC Suryacipta akan selalu ada yang namanya plafon. plafon adalah bagian dari konstruksi bangunan yang merupakan lapisan yang membatasi antara rangka atap dengan rangka bangunan.

Fungsi plafon adalah

  1. Menahan kotoran yang jatuh dari celah-celah genting
  2. Meredam suara air hujan dan menahan percikan air hujan
  3. Mengurangi dan menahan panas dari sinar matahari
  4. Menghambat hawa panas dan dingin
  5. Mempercantik dan memperindah ruangan sehingga rangka atap maupun instalasi listrik tidak langsung terlihat

Bahan untuk membuat plafon sangatlah beragam, namun yang paling banyak dipilih masyarakat termasuk di Jababeka Bekasi adalah plafon berbahan gypsum. Kenapa? karena paling murah dan perawatannya mudah. Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangannya:

Kelebihan plafon gypsum

  1. Tampilan plafon ini berupa permukaan tanpa adanya sambungan.
  2. Proses pengerjaanya lebih cepat.
  3. Memperolehnya, memperbaiki serta menggantinya. pun sangat mudah.

Kekurangan plafon gypsum

  1. Tidak tahan air, sehingga mudah rusak jika terkena rembesan air.
  2. Tidak semua tukang dapat mengerjakannya, sehingga perlu tukang dengan keahlian khusus atau Anda bisa mencari perusahaan kontraktor terbaik karawang untuk memasangnya.

Jika plafon berbahan gypsum terkena kebocoran, maka akan muncul tanda kehitaman pada area yang terkena air. Bahkan jika kamar mandi atau toilet menggunakan plafon gypsum water resistant dan terus menerus terkena air, maka sisi sambungannya akan melemah bahkan mengalami kerobohan. Agar plafon gypsum tahan bocor, yang harus Anda perhatikan ketika akan memasang plafon gypsum adalah anggaran biaya, kekuatan dan jenis rangka, seperti rangka dari bahan kayu, rangka dari baja ringan, rangka dari besi hollow, dan lain sebaginya,

Agar plafon gypsum tahan bocor

  1. Pastikan konstruksi atap di atasnya tidak bocor.
  2. Tunggu beberapa hari sebelum memasang plafon agar diketahui apakah ada kebocoran atau tidak pada atap.
  3. Pasang rangka plafon terlebih dahulu jika harus dikerjakan secepatnya.
  4. Gunakan plafon berbahan gypsum yang tahan air (water resistant) yang memiliki lapisan pelindung air, tetapi harganya memang lebih mahal. Kebanyakan plafon ini sangat tahan air / water resistant sehingga digunakan di kamar mandi atau toilet karena bisa terkena air secara langsung.
  5. Bila struktur atap menggunakan plat beton, maka perlu dilakukan waterproofing terlebih dahulu agar memastikan tidak ada kebocoran. Caranya dengan mengisi atap dengan air kemudian tunggu dalam 24 jam apakah air surut atau tidak, apabila air tidak surut maka tidak ada kebocoran sama sekali.
  6. Bila struktur atap menggunakan rangka kayu dan penutup genteng, maka bisa diberikan pengaman tambahan berupa plastik tebal atau lapisan triplek, agar jika terjadi kebocoran tidak langsung mengenai plafon gypsum.
  7. Perlindungan tambahan berupa pengecatan dengan cat minyak dilakuan pada material gypsum.
  8. Pastikan 100% konstruksi bangunan diatasnya tidak ada kebocoran sama sekali.

Teknik pemasangan plafon gypsum

Cara pemasangan plafon gypsum berdasarkan pada jenis rangka penopangnya:

  1. Jika ingin memasang plafon gypsum berbahan rangka kayu, maka rangka kayu harus diserut dulu agar rata, sehingga pemasangan plafon gypsum jadi rapih.
  2. Jika ingin memasangan plafon gypsum dengan rangka hollow, maka waktu pengerjaanya jauh lebih cepat karena permukaan yang lebih presisi, selain itu tahan terhadap serangan rayap

Namun perlu kehati-hatian dalam pemilihan bahan dan metode pemasangan plafon yang baik agar plafon terlihat rapi, indah dan menawan. Untuk itu cari dan pilih tenaga ahli yang mengerti benar mengerti dengan pemasangan plafon gypsum tahan bocor  seperti tenaga ahli yang berada di Nikifour. Demikianlah tips agar plafon gypsum tahan bocoran.

Referensi:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.