Open/Close Menu Contractor | Supplier & Trading | Civil Project | Building Maintenance
Butuh Estimasi Harga? Dapatkan Quotation Gratis! »
CALL US NOW: +62267 8632104
Konsep Rumah Masa Depan

Bagaimana desain rumah untuk mengatasi perubahan dan dinamika di masa depan? Inilah 10 konsep rumah masa depan ala House Vision China 2018 oleh 10 arsitek terkemuka. Bicara rumah, Nikifour adalah perusahaan konstruksi yang bisa menterjemahkan konsep rumah Anda menjadi nyata. Kami adalah kontraktor pembangunan rumah dan gedung yang peduli dengan isu-isu di masa depan.

House Vision adalah sebuah pameran arsitektur di China baru-baru ini. Pameran ini mengusung tema “gravitasi baru” dengan fokus mencari solusi praktis lingkungan hidup. Pameran itu juga mendepankan visi rumah masa depan yang secara aktif mengubah, beradaptasi, memberikan kenyamanan yang lebih besar. Kenyamanan yang dimaksud adalah ketika berbagi ruang yang semakin terbatas. Selain itu, kenyamanan rumah masa depan adalah kemampuan menumbuhkan makanan dan siap untuk hidup di luar angkasa.

Pameran ini juga menggabungkan hikmat manusia dengan ilmu pengetahuan dan teknologi modern untuk mengeksplorasi cara ideal hidup di masa depan.

Para desainer yang turut serta ditekankan untuk menghadiirkan prototipe skala penuh yang mempertimbangkan banyak elemen penting. Apa sjakah elemen itu? Yaitu ekonomi berbagi, kecerdasan buatan, konsumsi energi dan komunikasi.

House Vision ini pada awalnya didirikan pada tahun 2011 oleh desainer grafis Jepang dan kurator Kenya Hara. House Vision adalah proyek penelitian budaya yang menggabungkan arsitek dan perusahaan untuk membangun rumah masa depan dengan konsep ”rasa umum baru masa depan”.

10 Konsep Rumah Masa Depan dari Proyek House Vision

Proyek tersebut diharapkan untuk menggunakan rumah sebagai media untuk berpikir tentang gaya hidup masa depan dan bahkan perkembangan dunia.

1. Company Housing MUJI – Go Hasegawa and Associates

Bagaimana Anda dapat memberikan banyak penghuni dari satu unit hidup yang lebih nyaman dan privasi tanpa benar-benar menutup ruang untuk kamar tidur? Peritel Jepang, MUJI bekerja sama dengan arsitek Go Hasegawa untuk menemukan inspirasi untuk itu. Mereka menghadirkan konsep perumahan bersama di masa depan dengan mengambil sejarah China. Di Shanghai, lantai atas bangunan tempat tinggal sering terlalu tinggi untuk perumahan satu lantai, tetapi tidak cukup tinggi untuk memuat dua tingkat di dalamnya. Untuk ruang seperti ini, perusahaan membayangkan apartemen mikro untuk staf yang bekerja di kantornya di Shanghai, yang saat ini menempuh tiga jam untuk bekerja setiap hari.

Area bersama terbuka dan luas, dengan fasilitas yang sulit didapat untuk penghuni tunggal dengan anggaran di kota besar. Ada banyak ruang untuk penyimpanan, relaksasi, memasak, makan, dan mandi di lantai dasar. Sementara itu, unit-unit kamar tidur pribadi ditinggikan ke langit-langit di kotak kantilever yang terbuka, memungkinkan mereka untuk melihat keluar kota melalui jendela. Orientasi mereka memberi mereka privasi satu sama lain dan dari ruang umum di bawah ini.

2. Infinite Living Pavilion – Crossboundaries

Secara teori, para penghuni di Infinite Living Pavilion (konsep oleh perusahaan yang berbasis di Beijing, Crossboundaries), dapat menggunakan teknologi yang belum ditemukan untuk membentuk ruang hidup mereka secara tak terbatas.

Agar tidak terjebak dalam grid statis seperti kebanyakan tata letak interior tempat tinggal, ‘Infinite Living’ menawarkan tujuh zona di mana untuk “recharge, refill, refresh, update, standby, energize dan entertain” menggunakan berbagai partisi interior, elemen munculan dan mengubah perabotan. Elemen lantai, langit-langit dan dinding yang pintar meluncur, memutar dan menarik kembali untuk membuat kantong bagi kegiatan tertentu atau membuka seluruh volume.

Diproduksi secara keroyokan bersama dengan perusahaan elektronik TCL, Infinite Living Pavilion adalah rumah yang menggunakan televisi sebagai antarmuka virtual reality untuk memperluas “semua fungsi perangkat seluler modern dan mengintegrasikannya dengan dimensi spasial kehidupan sehari-hari.

3. MINI LIVING Urban Cabin Beijing

“Big Life, Small Footprint” adalah semboyan MINI LIVING, jadi secara alami kontribusinya pada HOUSE VISION adalah kompak, inovatif dan menyenangkan. Pada sebuah area permukaaan yang luasnya hanya 15 meter persegi, kabin ini mengeksplorasi cara menciptakan rasa komunitas di ruang kecil sambil mempertahankan kualitas hidup yang maksimal.

Mengambil inspirasi dari sebuah kawasan bersejarah di China yang merupakan tempat tinggal dengan lorong-lorong, kabin ini memiliki jendela lipat dan meja yang membuka atau menutup interior ke luar, sementara tonjolan di atap menyalurkan cahaya matahari ke ruang angkasa. Sementara itu cermin-cermin berwarna kuning keemasan memberi disposisi yang cerah terhadap rumah berbentuk aneh ini.

4. Living Garden – MAD

MAD Arsitek berusaha untuk menyatukan penghuninya bersama alam dengan menghubungkan kembali kehidupan sehari-hari ke alam bebas.

Konsep ‘Taman Hidup’ yang ditawarkan ini tidak memiliki ruang-ruang interior tertutup sepenuhnya, dengan atap yang mengambang dan berbentuk organik yang jatuh ke tanah di satu sisi untuk menciptakan tempat berlindung.

Adapun atap ditutupi kaca tahan air untuk melindungi ruang dari hujan, sekaligus mengintegrasikan panel surya. Panel surya ini akan cukup untuk memberikan listrik terhadap kebutuhan sehari-hari dari tiga keluarga.

Meskipun konsep ini mungkin terlalu terbuka sehingga jauh dari realita, akan tetapi bisa menekankan beberapa aspek paling keren dari tiga rangkaian arsitektur tropis yang biasa ditemukan di tempat-tempat seperti Singapura.

5. House Vision Boxes

Bangunan apa pun jika tidak tersekat ppintu dan dinding, akan bisa ditata ulang kapan saja dengan mudah. Fungsional adalah konsep yang ditawarkan desain interior rumah ini di masa depan.

BLUE Architecture Studio menyisipkan kotak-kotak kayu ke dalam ruang terbuka yang besar untuk menambah furnitur, pekebun, kamar tidur dan area pribadi lainnya, lemari dan banyak lagi.

Jika kebutuhan Anda berubah – semisal memperluas dapur, maka gunakan sementara kamar tidur kedua dengan menukar beberapa furniture untuk yang baru, atau memperluas yang Anda miliki. Tidak perlu merenovasi atau pindah. Plus, furniture yang bisa berfungsi sebagai pembatas dan pembagi ruangan.

6. e-Vege House – Yang Design

Produksi makanan adalah tujuan utama dari e-Vege House, konsep rumah masa depan yang dikonsep oleh Yang Design. Konsep rumah masa depan ini memanfaatkan teknologi untuk menumbuhkan dan merawat tanaman pangan seperti selada dan herbal.

Air hujan dialirkan dari atap langsung ke dalam pot tanaman serta kolam tengah dengan meja makan yang melayang di atasnya. Sisa ruang adalah semua garis bersih dan permukaan putih minimalis, dengan tangga spiral menuju tempat tidur di atas.

7. House ATO – Atelier Deshaus

Prototipe lain yang mengambil inspirasi dari rumah hutong di China adalah House ATO oleh Atelier Deshaus. Seperti MINI LIVING Urban Cabin, rumah ini membuka banyak fungsi dasarnya ke ruang luar yang tertutup, termasuk tempat tidur dan lemari. Mungkinkah di masa depan, kita tidak lagi dipusingkan dengan masalah keamanan? Itu ide yang bagus.

8. Edge Zero House – Hara Design Institute

Kontribusi Kenya Hara sendiri untuk proyek VION HOUSE-nya adalah Edge-Zero House. Meskipun sedikit lebih membumi daripada konsep peserta pameran lainnya, dan dengan unsur futuristik yang sedikit lebih sadar diri, sehingga membuat konsep rumah masa depan ini mudah dicerna oleh pemirsa kontemporer.

Perbaikan di masa mendatang mencakup tampilan layar besar dan interaktif yang menggantikan televisi. Rumah masa depan menurut Kenya Hara berisikan furnitur minimalis yang masih sangat fungsional.

9. Concrete Vessel – Atelier FCJZ

Beton tidak harus padat dan mengisolasi, kata Atelier FCJZ yang membawa konsep monolitik ‘Beton Vessel,’. Konsep rumah masa depan ini tentu mengancam eksistensi rumah tradisional China.

Desain ini membuka atrium pusat ke langit  dengan panel yang dapat meluncur keluar. ide ini memungkinkan udara segar dan cahaya masuk dalam ruangan atau membuatnya gelap.

Struktur ini terbuat dari puing-puing konstruksi daur ulang yang jauh lebih ringan daripada beton normal, sehingga udara dan cahaya dapat menyebar melaluinya. Pada malam hari, beton ini bersinar dari dalam, sehingga memperlihatkan porositasnya.

10. Mars Case – Open Architecture

OPEN Architecture malah hadir dengan konsep yang sinis terhadap masa depan. Mereka menganggap di masa depan manusia akan tinggal di Mars. Dengan MARS Case, para arsitek OPEN Architecture menawarkan gaya hidup minimalis terhadap kelangkaan sumber daya.

Dalam konsep rumah masa depan fiktif ala mereka ini, kelangsungan hidup umat manusia sepenuhnya bergantung pada daur ulang. Soal daur ulang, MARS Case diklaim nol-limbah dan menggunakan energi self-recirculating. Self-recirculating adalah memanfaatkan dan mendaur ulang panas, kondensasi, exhaust dan produk sampingan lain dari perangkat elektronik di dalamnya. Semua komponen rumah dapat dilipat dan diangkut ke tempat lain sesuai permintaan. Adapun untuk strukturnya digunakan struktur tiup yang menciptakan ruang-ruang lunak di dalam koper yang kaku.

Nah pembaca, itulah 10 Konsep Rumah Masa Depan ala House Vision China 2018. Manakah yang menurut Anda sangat masuk akal untuk perubahan dan dinamika mendatang dalam hal tempat tinggal?

Sumber: https://weburbanist.com/

© 2019  PT. NIKI FOUR - Jl. Proklamasi No. 241, Jati Ilir II rt.01/06,  Kel. Tunggak- Jati Kec. Karawang Barat, Karawang – Jawa Barat, Indonesia 41351