Kenali Jenis-Jenis Industri Konstruksi Serta Produknya

Konstruksi merupakan salah satu bagian penting dari pembangunan, sebab istilah ini memang memiliki arti sebuah kegiatan dalam hal bangun membangun sarana atau prasarana di mana melibatkan struktur yang telah direncanakan dan didesain khusus oleh para ahlinya.

Selain itu, konstruksi merupakan industri besar yang terdiri dari banyak jenis pekerjaan bangunan serta teknik sipil, di mana industri konstruksi akan mencakup berbagai macam pekerjaan seperti pertukangan, konstruksi jalan, pembangunan jalan, sampai ke dalam hal mendesain rumah. Industri konstruksi pun telah berhasil menjadi salah satu industri terbesar di dunia karena bertanggung jawab dalam menciptakan infrastruktur untuk kota maupun negara.

Lalu apakah sebenarnya yang dimaksud dengan industri konstruksi ini? Selain itu, apa saja jenis-jenis dari industri konstruksi beserta produknya? Artikel ini akan menjawab dan membahas pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Apa Itu Industri Konstruksi?

Industri konstruksi merupakan salah satu industri terpenting di dunia, dan umumnya industri konstruksi juga diartikan sebagai bagian dari sektor ekonomi, di mana industri ini memiliki peran yang cukup penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara, dan dengan banyaknya tantangan yang saat ini dihadapi oleh industri konstruksi saat ini menjadi berpengaruh pada tujuan proyek dan pertumbuhan ekonomi yang stabil. 

Kemudian, industri konstruksi adalah termasuk ke dalam industri yang perkembangannya pesat, terutama yang berbasis di perkotaan dan yang berkaitan dengan persiapan serta pembangunan properti real estat. Selain itu, sektor ini juga membutuhkan kontraktor dengan sumber daya yang banyak dan keahlian engineering dan konstruksi yang berkualitas karena dikenal sebagai industri yang highly specialized, oleh karena itu jumlah kontraktor yang berkualifikasi untuk bekerja di industri ini juga cukup terbatas.

Pada dasarnya industri konstruksi dibagi lagi menjadi dua sektor, yaitu sektor non-perumahan yang meliputi tiga sektor seperti industri berat, kelembagaan dan komersial, serta teknik. Serta yang satunya lagi adalah sektor perumahan, dan pada setiap sektor memiliki kelebihannya tersendiri dengan berbagai macam proyek kerja dan manfaatnya.

Ada tiga bagian utama dalam industri konstruksi, yaitu kontraktur umum, konstruksi perdagangan khusus, dan konstruksi teknik sipil. Setiap bagian memiliki fungsi yang spesifik dalam industri secara keseluruhan. Kontraktor umum akan berfungsi untuk membangun gedung dan jalanan untuk konstruksi perumahan serta komersial. Kemudian, perusahaan ini akan mengelola beberapa sub-konstruktor pada setiap proyeknya. Kontraktur umum akan bertanggung jawab atas organisasi dan pengawasan pada tukang ledeng, tukang cat, dan tukang listrik yang bekerja di lokasi pembangunan.

Konstruksi juga selalu kompleks sehingga membuat industri pada bidang ini rentan terhadap terjadinya perselisihan, keterlambatan dan biaya yang berlebihan, selain itu industri konstruksi memiliki karakteristik yang berbeda dengan industri lain.

Kategori Dasar Industri Konstruksi

Industri ini dapat terbagi lagi menjadi tiga kategori dasar, yaitu:

  • Konstruksi akan melibatkan teknik berat dan sipil, di mana pembangunan proyek yang besar seperti jalan atau jembatan akan termasuk ke dalam kategori ini.
  • Konstruksi umum, di mana pekerjaan konstruksi ini akan melibatkan pembangunan real estat contohnya seperti aset perumahan atau real estat untuk komersial, dan masih banyak lagi.
  • Proyek konstruksi di mana perdagangan khusus terlibat di dalamnya, yaitu pekerjaan konstruksi yang melibatkan adanya pembangunan barang-barang yang khusus, seperti pembangunan yang berhubungan dengan listrik dan pekerjaan di atas kayu, dan sebagainya.

Jenis-jenis Industri Konstruksi

Industri konstruksi akan terus semakin berkembang seiring dengan berjalannya waktu, ini dapat dilihat dari adanya inovasi-inovasi yang dilakukan untuk membangun infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia seperti stadion, gedung, perumahan, apartemen, dan sebagainya. Berikut ini adalah jenis industri konstruksi yang ada di Indonesia.

a. Konstruksi Gedung

Konstruksi gedung akan melibatkan arsitek sampai insinyur sipil, dan hal yang menjadi aspek paling penting dalam jenis industri yang satu ini adalah aspek arsitektural. Gedung yang dimaksud dalam jenis yang satu ini sangat beragam, contohnya seperti gedung yang dibutuhkan untuk bidang kesehatan, gedung pemerintahan, gedung untuk kepentingan dalam bidang bisnis, serta gedung untuk rekreasi.

b. Konstruksi Jalan

Jenis industri konstruksi yang kedua adalah konstruksi jalanan, di mana biasanya proyek konstruksi ini dilakukan karena ada permintaan dari departemen pekerjaan umum atau mengerjakan proyek milik pemerintah. Untuk pelaksanaan dari konstruksi jalanan meliputi beberapa langkah yang perlu dilakukan, yaitu langkah pertama adalah melakukan pengukuran di mana jalan yang akan dibuat atau diperbaiki perlu diketahui berapa ukurannya dan sepanjang apa.

Kemudian, langkah selanjutnya adalah penggalian, yang biasanya merupakan langkah yang dilakukan ketika ada perbaikan jalan. Setelah itu ada juga langkah pengerasan dan pengurugan, di mana langkah ini akan dilakukan untuk memperbaiki jalan yang sudah berlubang parah atau dapat membahayakan masyarakat yang menggunakan jalan tersebut.

Konstruksi jalan umumnya dilakukan oleh para ahli yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyediakan infrastruktur yang aman, dan dalam pembuatan desain juga memerlukan banyak pertimbangan dan dihitung dengan benar agar dapat menghasilkan infrastruktur yang ideal.

c. Konstruksi Bangunan Air

Jenis konstruksi yang satu ini termasuk sebagai salah satu proyek besar bagi negara, sebab nantinya bangunan yang dibuat akan digunakan untuk kepentingan masyarakat bersama. Bangunan air yang dimaksud di sini adalah bendungan, waduk melakukan pemasangan pipa, dan sebagainya.

Kemudian, untuk melakukan konstruksi bangunan air ini dana yang digunakan merupakan dana yang langsung diberikan oleh pemerintah, tetapi biasanya akan ada juga pihak swasta yang memberikan sejumlah dana untuk pembiayaan pembangunan konstruksi air.

Produksi Industri Konstruksi

Dari tiga jenis industri konstruksi di atas, ada beberapa produk yang dihasilkan. Adapun produk-produk yang dihasilkan dari tiap-tiap jenis industri konstruksi adalah sebagai berikut.

a. Gedung Tempat Tinggal

Tempat tinggal merupakan kebutuhan utama bagi setiap orang sebab menjadi tempat untuk pulang dan beristirahat serta tempat bernaung dari panas dan hujan. Dan karena fungsinya yang krusial inilah banyak pembangunan perumahan atau tempat tinggal sangat diperlukan. Konstruksi gedung tempat tinggal menjadi industri konstruksi yang banyak dibutuhkan.

Konstruksi gedung tempat tinggal dilaksanakan untuk membuat sekaligus membangun area pemukiman, jadi produk dari gedung konstruksi tempat tinggal umumnya merupakan rumah, apartemen, sampai kondominium.

b. Gedung Bukan Tempat Tinggal

Selain untuk tempat tinggal, ada juga konstruksi yang dilakukan untuk gedung bukan tempat tinggal, umumnya jenis ini berada di daerah perkotaan. Yang dimaksud dengan gedung bukan tempat tinggal adalah gedung kantor, rumah sakit, sekolah, tempat ibadah, gedung kesenian, hotel dan lain sebagainya yang berkaitan dengan fasilitas layanan publik.

c. Bangunan Sipil

Produksi dari industri konstruksi lainnya adalah bangunan sipil, yang dapat berupa fasilitas layanan public terkhusus transportasi publik, seperti jalan tol, rel kereta, landasan pacu untuk pesawat terbang, jembatan, bendungan, dan lain sebagainya. Jadi, terminal, bandara, dan juga dermaga dapat dikatakan masih merupakan produk dari konstruksi bangunan sipil.

d. Bangunan Elektrik

Beberapa produk dari industri konstruksi yang satu ini adalah pembangkit tenaga listrik, bangunan transmisi, hingga bangunan yang khusus sebagai tempat jaringan untuk telekomunikasi, dan semua bangunan yang berhubungan dengan listrik atau elektrik ini termasuk ke dalam produk konstruksi bangunan listrik.

e. Pengerukan

Adanya sungai, rawa, sampai alur pelayaran pada dasarnya termasuk ke dalam jenis konstruksi jalan, ini karena produk-produk tersebut dalam pembuatannya diawali atau melewati tahap pengerukan, di mana tahap pengerukan termasuk ke dalam bagian dari industri konstruksi lahan.

f. Instalasi Gedung dan Bangunan Sipil

Selain kelima produk di atas, ada juga produk dari bagian konstruksi berupa instalasi gedung dan bangunan sipil, dan yang termasuk ke dalam produk dari konstruksi ini adalah instalasi listrik untuk alat pendingin, pemanas lingkungan, instalasi air bersih serta saluran drainase, dan juga jaringan gas.

Kelebihan dan Kekurangan dari Industri Konstruksi

Dalam setiap industri di dunia ini pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya tersendiri, yang membuatnya berbeda dengan industri lainnya serta lebih unggul. Untuk industri konstruksi sendiri, kelebihan dan kekurangannya dapat disimak di bawah ini.

Kelebihan Industri Konstruksi

  • Tersedianya kesempatan kerja dan pelatihan
  • Adanya tuntutan konstruksi, seperti perumahan sektor swasta dan bangunan komersial
  • Memiliki keunggulan transportasi di dalam negeri
  • Tersedianya tenaga kerja yang lebih terampil
  • Bahan baku yang ketersediaannya mencukupi

Kekurangan Industri Konstruksi

  • Memiliki harga yang tertinggi sehingga benar-benar harus memiliki bajet yang mencukupi
  • Kesulitan manajemen
  • Adanya jarak antara proyek dengan bisnis
  • Kelemahan dalam investasi dan peluang

Bahaya pada Industri Konstruksi

Setelah mengetahui kelebihan serta kekurangan dari salah satu industri terbesar di dunia ini, pada dasarnya ada resiko atau ancaman juga ketika berkecimpung dalam industri konstruksi. Beberapa ancaman atau bahaya tersebut adalah:

  • Adanya ketidakstabilan pada pasar untuk jangka panjang
  • Situasi ekonomi negara saat itu akan berpengaruh pada industri
  • Kurangnya kemauan untuk berpolitik
  • Mengambangnya jaminan kesehatan dan keselamatan bagi para pekerjanya khususnya pekerja lapangan
  • Adanya peraturan lingkungan dan juga peraturan pemerintah yang perlu diikuti dan terkadang bisa memberatkan dan menghambat proyek kerja
  • Persaingan yang ketat

Walaupun memiliki kekurangan dan bahayanya tersendiri, namun industri konstruksi tetap menarik untuk digeluti, oleh karena itu pilihlah perusahaan kontraktor yang berpengalaman dan terpercaya seperti PT Nikifour Karawang.

Perusahaan ini berdiri pada 22 Desember 2008, yang sudah pasti memiliki banyak pengalaman sehingga pekerjaannya pun terjamin kualitasnya, dan dengan memiliki badan hukum yang resmi, Anda tidak perlu merasa khawatir akan ditipu atau terjadi hal-hal butuk lainnya.PT ini sudah berdiri sejak tanggal 22 Desember 2008, di mana sudah pasti memiliki banyak pengalaman sehingga pekerjaannya pun sudah terjamin kualitasnya, dan dengan memiliki badan hukum yang resmi, Anda tidak perlu merasa khawatir akan ditipu atau terjadi hal-hal buruk lainnya.

Perusahaan ini merupakan perusahaan general kontraktor untuk design dan build serta building maintenance, yang bergerak di bidang konstruksi, sebagai penyedia jasa, melayani layanan teknik dan juga pengadan barang, dan juga perawatan untuk gedung mekanikal dan elektrikal. Dengan segala keunggulannya ini, tidak ada salahnya mencoba menggunakan jasa nikifour.co.id

Sumber: 

  1. careersinconstruction.ca
  2. infobloom.com
  3. blog.investree.id
  4. jateng.co
  5. sewaliftmaterial.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.