Harga Aluminium Turun
Harga Aluminium Turun Akibat Kurang Permintaan dan Rencara Tarif Impor Eropa
April 13, 2019

Aluminium Purple Sheet sebagai Standar dalam Industri 3D Printing

Aluminium Purple Sheet

Baru-baru ini sebuah organisasi perdagangan aluminium yang berkantor di Viginia, Aluminum Association, mengumumkan akan merilis material terbaru berbasis aluminium yang dinamakan “purple sheet”. Purple sheet atau lembar ungu yang berbentuk bubuk aluminium ini nantinya akan digunakan sebagai standar dalam 3D Printing. Artikel ini adalah tentang Berita Industri Aluminium yang berisi informasi tentang perkembangan industri aluminium secara global, baik dalam teknologi untuk masa depan. Anda yang berada terdekat KIIC dan Suryacipta Karawang dan sedang mencari partner untuk pengerjaan konstruksi aluminium, kami adalah PT Nikifour, sebuah perusahaan kontraktor konstruksi yang siap bekerja sama dengan Anda.

Purple Sheet menjadi Penentu Arah Industri Aluminium

Tentang lembar ungu aluminium ini, Purple sheet ini merupakan bagian dari seri ‘lembar pelangi ’yang dikeluarkan oleh asosiasi yang dikenal sebagai organisasi standar aluminium tersebut. Setiap warna dari lembar pelangi itu menunjukkan paduan aluminium yang berbeda dan sekaligus menjelaskan standar industri.

Adalah Jerome Fourmann, direktur teknis global di Rio Tinto Aluminum dan juga merupakan ketua Komite Teknis Asosiasi Aluminium untuk Standar Produk, mengatakan bahwa purple sheet ini bisa dikatakan sebagai penentu utama perubahan arah industri aluminium.

Permintaan pasar terhadap aluminium

Berdasarkan sebuah laporan yang dirilis oleh oleh Survei Geologi Amerika Serikat, produksi aluminium pada tahun 2018 di Amerika Serikat bernilai $ 2,3 miliar. Sementara itu 40% dari material logam serbaguna ini digunakan oleh industri transportasi, sedangkan 19% nya digunakan untuk bahan kemasan dan 9% sisanya untuk industri elektronik.

Sebenarnya upaya untuk membuat standar paduan aluminium telah dilakukan oleh Aluminum Association, melalui Komite Teknis tentang Standar Produk (TCPS) di Amerika Serikat semenjak tahun 1954. Kemudian pada tahun 1970, Asosiasi ini secara resmi akhirnya diakui oleh American National Standards Institute (ANSI). Sampai saat ini Asosiasi Aluminium ini telah mendaftarkan lebih dari 500 paduan aluminium.

Menurut presiden dan CEO Asosiasi Aluminium, Heidi Brock, selama beberapa dekade, sistem penunjukan paduan dan temper yang dibuat oleh Asosiasi Aluminium telah membantu perusahaan mendapatkan penerimaan yang lebih luas dalam aplikasi komersial terutama mempromosikan penggunaan bahan di pasar industri aluminium.

Adapun dalam industri 3D printing (pencetakan 3 Dimensi), aluminium menjadi salah satu logam yang paling banyak digunakan dalam proses DMLS / SLM. Logal aluminium memiliki sifat ringan dan sifat mekanik yang kuat sehingga sangat ideal untuk berbagai aplikasi industri baik penerbangan maupun otomotif. Selain itu, dalam industri elektronik, aluminium banyak digunakan karena mempunyai sifat konduktif yang baik.

Aluminium Purple Sheet

Simbol aluminium dan 3D printing secara massal yang diprint pada mesin DMLS.

Standarisasi Tiga Dimensi dalam 3D printing

Seiring meningkatnya minat dalam industri 3D printing, kebutuhan akan standarisasipun diakui ikut meningkat, karena itu awal tahun ini Underwriters Laboratories (UL), sebuah perusahaan global yang bergerak dibidang analisis arah kompleksitas pasar yang juga membuka cabang di Jakarta, akan segera mengeluarkan sistem pengenalan Kartu Biru untuk plastik yang digunakan dalam pencetakan 3D.

Dengan diperkenalkannya purple sheet ini diharapkan lanskap industri 3D printing berbasis aluminium akan cepat berubah. Brock menjelaskan bahwa purple sheet adalah tahapan selanjutnya dalam industri pencetakan 3 dimensi.

Sebagai informasi, lembar ungu aluminium purple sheet ini akan segera dirilis pada akhir tahun ini. Para pemilik perusahaan dengan bisnis aluminium akan bisa mendaftarkan produk paduan aluminium (aluminum alloy) mereka dalam rilis tersebut dengan mendaftar ke organisasi Asosiasi Aluminium di atas. (Diolah oleh Nikifour dari sumber: https://3dprintingindustry.com) dan gambar utama dari: https://aluminiuminsider.com/

purnosidi
purnosidi
Website PT Nikifour ini dikelola oleh Purnomo Sidi, seorang blogger sekaligus engineer. Kontak: purnosidi@nikifour.co.id, mobile : 0816-627-452 dan 0817-627-452. Alamat & Kontak PT Nikifour: Jl. Proklamasi No. 241, Jati Ilir II rt.01 rw.06 Kel. Tunggak – Jati - Karawang Barat - Karawang Jawa Barat 41351 Telp. ( 0267 ) 8632104, Fax. ( 0267 ) 8451587 E-mail: nf@nikifour.co.id www. nikifour.co.id