Konstruksi gedung pencakar langit

Konstruksi Gedung Pencakar Langit dan Langkah-langkah Membuat Struktur Kolomnya

Apakah Anda bisa membayangkan bagaimana proses pembuatannya?

Dalam pelaksanaan proyek tersebut, perencanaan yang efektif sangat dibutuhkan. Hal itu terkait dengan desain, infrastruktur, anggaran, material, jadwal pengerjaan dan sebagainya. Salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum proses penggarapan adalah kolom beton gedung pencakar langit.

Pembuatan Kolom Gedung Pencakar Langit

Proses ini terbilang lebih sulit dibandingkan membuat rumah biasa. Sebab, diperlukan ketelitian dalam perencanaan, kontrol pelaksanaan dan kesabaran dalam perawatan. Harus dilakukan perhitungan struktur secara cermat untuk menemukan dimensi kolom dan penggunaan bahan yang kuat tanpa menguras banyak biaya. Berikut penjelasan lengkapnya:

Perencanaan

Besarnya beban yang ditahan oleh tiang menentukan dimensi dan material kolom gedung. Beban sendiri terbagi menjadi, beban mati berupa berat bangunan, beban hidup berupa orang atau benda serta beban angin. Dalam hal ini, konsultan harus merancang kekuatan kolom lebih besar dari beban.

Gambar Struktur

Hasil perhitungan tadi dituangkan ke dalam bentuk gambar, kemudian disempurnakan menjadi shop drawing supaya mudah dibaca dan dipahami oleh pekerja bangunan. Bila struktur sudah jadi, kontraktor akan membuat asbuilt drawing sebagai laporan kepada pemilik gedung.

Pengukuran

Surveyor atau pelaksana uitzet akan melakukan pengukuran guna menentukan posisi kolom agar sesuai dengan gambar. Termasuk memberi batas ukuran panjang, lebar dan tinggi serta mengontrol ketegakannya.

Pembesian

Dalam penggarapannya, harus sesuai dengan rencana bentuk, dimensi dan jumlah besi yang digunakan, meliputi tulangan pokok serta begel. Semuanya diikat dengan rapi dan kuat hingga terpasang pada posisi titik kolom.

Bekisting

Pada proyek pembangunan gedung, biasanya menggunakan bekisting atau cetakan kolom sistem bongkar pasang. Terdapat pula yang ukurannya bisa diubah sesuai dengan dimensi kolom. Bekisting itu bisa diangkat oleh tenaga kerja secara manual atau memanfaatkan crane. Di samping itu, stel kolom juga dilakukan untuk memastikan ia berada di posisi yang benar, kuat serta tegak.

Pengecoran

Pelaksanaannya memakai alat concrete pump atau diangkat perlahan dengan tower crane untuk dituang ke dalam bekisting. Pemadatan dilakukan supaya semua ruangan terisi oleh adukan. Ketinggian pengecoran harus dikontrol supaya sesuai dengan perencanaan.

Pembongkaran

Setelah umur atau kekuatan beton sudah memenuhi, pembongkaran cetakan dilakukan. Kadang juga dicampur ke dalam adukan supaya bekisting bisa dibongkar dengan cepat.

Jika langkah-langkah di atas dilaksanakan dengan baik akan menghasilkan struktur kolom beton yang sempurna untuk konstruksi gedung pencakar langit. Terima kasih atas kunjungannya dan semoga konten tersebut bermanfaat.

21/04/2016

22 Gedung Tertinggi di Jakarta

Jakarta, sebagai pusat bisnis Indonesia, memiliki hampir 800 gedung pencakar langit. Wisma Nusantara merupakan yang tertinggi di masa lalu, namun kini menara tertinggi adalah Cemindo Tower dengan ketinggian 289 meter. Kota ini menempati peringkat 9 secara global dan ke 5 di Asia untuk jumlah gedung di atas 150 meter, termasuk 5 gedung super tinggi yang masih dalam konstruksi. Usia rata-rata gedung tinggi di Jakarta adalah 8 tahun, dengan Wisma 46 sebagai bangunan tertua kategori highrise. Laman ini menyajikan daftar 22 gedung tertinggi Jakarta, dinilai berdasar ketinggian standar, mengecualikan antena.
31/03/2016

24 Desain Gedung Pencakar Langit Terbaik 2016

Inilah 24 desain gedung pencakar langit terbaik 2016. Tulisan ini bersumber dari: https://www.archdaily.com. Adalah majalah Evolo mengadakan kompetisi mendesain gedung tinggi pencakar langit yang ke sebelas. Beberapa waktu […]